audisi bintang film ketika cinta bertasbih(KCB)

bagi yang berada di

SEMARANG 28 – 29 JUNI 2008
PONTIANAK 29 – 30 JUNI 2008
BANDUNG & MAKASSAR 5 – 6 JULI 2008
JABODETABEK 10 – 13 JULI 2008

ada kesempatan untuk menjadi bintang film ketika cinta bertasbih(KCB),

surabaya, medan, padang, dan yogyakarta sudah selesai audisinya

ayo, jadilah bintang film KCB

saya aja pingin ikut.

Seperti beberapa novel garapan sebelumnya oleh penulis yang sama, Habiburahman El Shirazy berhasil mengaduk-aduk emosi pembaca melalui novel yang terbit dalam dua jilid ini. Meskipun di jilid pertama ini ceritanya agak loncat-loncat, namun tidak mengurangi keruntutan jalan cerita yang dibangun oleh penulis. Karya dwilogi ini masih bercerita dengan latar belakang Mesir. Pemeran utama dimainkan oleh Abdullah Khairul Azzam, seorang mahasiswa Indonesia yang datang jauh-jauh dari pelosok desa di pulau jawa untuk melanjutkan studinya di Mesir. Azzam, demikian nama panggilan pemuda itu, adalah seorang pekerja keras. Ia memiliki beberapa adik yang harus dibiayainya, hingga dengan kekhlasan hati ia harus berkorban dengan menjadi penjual bakso dan pembuat tempe. Ceritanya penuh dengan romantika yang sarat dengan hikmah. Isinya bagus serta dapat mengajari kita soal hidup, cinta dan bagaimana mengatur skala prioritas dalam mengambil tindakan. Tersebutlah bahwa Azzam adalah mahasiswa Indonesia di Al Azhar, yang belajar disana karena berhasil memperebutkan beasiswa dari Departemen Agama. Ia adalah prototype anak yang pintar, cerdas, dan bersahaja, namun lahir dari kalangan keluarga pas-pasan.

Satu Tanggapan

  1. pas selesai baca tulisan Anda
    pas saya dapat inspirasi

    super

    ILYAS ASIA

Tinggalkan Balasan